Saturday, August 05, 2006

#280: End of A Chapter

Three hours on the phone...
The last contact…
Berlembar-lembar tissue…
Air mata…
Mata sembap…
Hati sakit...
Berat menerima...
Tapi pasti. Jelas.
Dan kini, gw berbeda jalan dengannya.
Dan kini, yang gw punya cuma kenangan bersamanya.
Sampai jumpa di kehidupan yang lain, Sayang...

(tak ada pesta yang tak usai...)

Jika kau dan aku jalannya telah berbeda,
haruskah kita berharap langit kan beri jawaban...
walau hanya satu kata, penuh makna.
Pastikan kita bisa dengarkan suara hati.
Kau dan aku selalu untuk selamanya.
(Kau dan Aku –Nidji)

2 comments:

Joanie P. said...

Tabah, ya... *sodorin cokelat*

Oh iya, saya nyasar ke sini dari blognya Ambudaff.

Dinny said...

Wade emang heuebattttt......
Allah akan memberikan cobaan pada orang pilihan dan orang yang kuat.
Tong saleumpang... Allah sudah berjanji bila umatnya kuat akan diberikan "sesuatu" yang sesuai, pas dan mantapppppp